Monyet = Manusia ?

pernahkah terlintas dalam benak anda asal muasal manusia? Apakah itu berasal dari manusia pertama yang bernama Adam atau dari hasil evolusi makhluk hidup lain yaitu monyet yang berevolusi menjadi manusia purba yang kemudian berangsur-angsur menjadi manusia modern?

Dipandang dari sudut biologi manusia hanyalah merupakan salah satu macam makhluk diantara jutaan makhluk lainnya yang pernah atau masih berada di dunia ini. Pada pertengahan abad ke-19 para ahli Biologi, khususnya Charles Darwin, mengumumkan teori tentang proses evolusi Biologi. Charles Darwin adalah seorang naturalis dari Inggris yang dikenal dengan pengarang buku The Origin of Species. Dalam bukunya ia mengemukakan bahwa makhluk hidup bermula dari mikroorganisme seperti Protozoa yang berkembang menjadi makhluk yang lebih kompleks dan kemudian pada kala terakhir mulai berkembang atau berevolusi menjadi makhluk seperti kera dan manusia.

Dalam Islam dijelaskan bahwa manusia pertama yang diciptakan adalah Adam. Namun, seringkali kita rancu dengan adanya pendapat bahwa manusia modern adalah hasil evolusi dari monyet yang berubah menjadi manusia purba. Darimanakah asal muasal manusia? Dari Adam-kah atau manusia purba? Jika manusia berawal dari manusia purba, apakah Adam yang diciptakan pertama kali oleh Tuhan itu menyerupai manusia purba? pertanyaan itulah yang seringkali muncul di kepala manusia.

Fosil dan artefak lah yang menjadi petunjuk dalam penelitian persebaran manusia di muka dunia ini. hingga akhirnya penelusuran asal usul manusia mendapatkan petunjuk baru dengan ditemukannya penerapan teknologi genetika dengan menggunakan DNA Mitokondria (mtDNA) untuk mencari tahu hubungan kekerabatan antarpopulasi. Berdasarkan penelitian mtDNA dari berbagai populasi, para ilmuwan menyimpulkan, bahwa manusia modern sekarang ini semua merupakan satu keturunan dari satu nenek moyang (“Hawa” mitokondria). “Hawa” mitokondria segera bergabung dengan “Adam” kromosom Y. Semua umat manusia terkait dengan “Hawa” mitokondria melalui rantai para ibu yang tak terpatahkan.

Penemuan ini membuka cakrawala baru bahwa manusia modern bukanlah keturunan dari manusia purba semacam Homo Sapiens atau bahkan spesies yang lebih tua seperti Homo Habilis, Homo Ergaster dan Homo Erectus. Dengan demikian, dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terjadi missing link.

Lalu, dari manakah asal muasal manusia pertama berasal? Max Ingman, dokter genetik asal Amerika Serikat menungkapkan bahwa manusia modern berasal dari salah satu tempat di Afrika antara kurun waktu 100-200 ribu tahun lalu. Sehingga, gen manusia modern ini tidak bercampur dengan gen manusia purba.

Dari hasil penelitian para ilmuwan tersebut pun dapat terpatahkan pertanyaan-pertanyaan asal muasal manusia. Dengan demikian bahwa, manusia bukanlah berasal dari monyet yang berevolusi menjadi manusia purba kemudian menjadi manusia modern saat ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s